Rabu, 10 Agustus 2016

Ini 10 Pesan Bijak Pamungkas Basuki Tjahaja Purnama, No. 10 Koruptor Merinding

Ini 10 Pesan Bijak Pamungkas Basuki Tjahaja Purnama, No. 10 Koruptor Merinding Bacanya

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Kamis (1/10/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza. Teks edit by Berita Harbabiruk
1. Orang benarpun mengalami masalah, tetapi satu yang pasti bahwa dalam semuanya itu Tuhan menolongnya. Jadi, jangan takut.

2. Kebiasaan tidak bisa diciptakan dalam sekejap, demikian juga untuk mengubahnya. Milikilah komitmen membangun kebiasaan yang positif.

3. Dengarkanlah koreksi dan kritik yang membangun, dan anda akan bertumbuh dlm pengertian; tolaklah disiplin, dan anda akan merugikan diri sendiri.

4. Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa.

5. Anda tidak bisa melakukan sesuatu dengan cara yang sama dan mengharapkan hasil yang berbeda. Lakukan dengan cara baru dan harapkan yang terbaik.

6. Tuhan memberi kita dua tangan. Satu untuk menerima dan satu untuk memberi.

7. Jika Anda selalu menyalahkan segala sesuatu, dan menganggap diri Anda korban, hidup Anda akan suram. Bertanggungjawablah atas hidupmu.

8. Ketika Anda melihat orang di sekitar Anda dalam suatu masalah, itu adalah kesempatan untuk menyatakan kasih Tuhan.

9. Jika satu pintu kesempatan tertutup, Tuhan telah membukakan satu pintu yang lain. Jangan menyerah.

10. Kekayaan yang diperoleh dengan kerja keras dan melibatkan Tuhan di dalamnya menjauhkan Anda dari dosa kesombongan.

Sumber Artikel TEMAN AHOK se INDONESIA On Facebook

Pengajian Kantorku Masih Aja Isinya Memfitnah Ahok...

Mari Kita Simak Tulisan Mba Djanara Dije Tentang PENGAJIAN KANTORKU MASIH AJA ISINYA MEMFITNAH AHOK.... Simak Yuk....

Pengaian Kantorku Masih Aa Isinya Memfitnah Ahok...
Batasibuk.website - Awal pembukaan tausiah sih oke... "puasa kita kemarin itu tujuan agar kita bertaqwa... La'akkakum Tattaqun.. jadi... bla bla bla... "

Asik dengerinnya sambil mbatin, kira2 gue yg udah 40an tahun puasa nih udah dapetin predikat bertaqwa belom yaa.... yaaa Allah... yaa Kariim... semoga Engkau masukkan hambaMu ini ke dalam kelompok org2 yg bertaqwa padaMu.....

Lagi asyik2nya curhat sama Allah, ehh tiba2 tuh ustad ngomong gini: " kita nih saat ini dipimpin sama pemimpin yg DZOLIM... apa2 dilarang... meskipun utk sebagian ibadah kita sih gak dilarang... tapi pemerintah dzolim itu banyak melarang ibadah2 kita spt BERQURBAN... "

Deg!!! Pekok banget nih ustadz... ketauan banget liciknya bahasa dia...IBADAH KITA BANYAK YG DI LARANG... tapi nyebutin cuman SATU yaitu LARANGAN BERQURBAN....

Sementara jelas2, bukti2 selama pemerintahan pak AHOK, memperlihatkan bahwa pak AHOK GAK PERNAH MELARANG BERQURBAN... kapan dilarangnya???? Kok bise2nye elu lagi ceramah sekaligus MEMFITNAH???

Pak AHOK HANYA MENERTIBKAN JUALAN KAMBING, MENYEDIAKAN LOKASI PEMOTONGAN HEWSN KHUSUS AGAR TIDAK MENJADI PENYAKIT...

Lah buktinya selama ini org2 yg berkurban masih bisa motong qurban... apa ELU PERNAH DI TANGKEP POLISI GARA2 MOTONG KAMBING QURBAN ?????

Langsung dah gue buka mukena gue... gue lipet ampe kecil banget saking gemesnye... terus gue masukin rak, langsung buru2 gue cabut dr masjid... bye bye ustadz pekok!!!

Sumber Postingan Djanara Dije On Facebook
Selasa, 09 Agustus 2016

Terkuak, Ahok Mencium "Permainan Halus" Anak Buahnya

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di ruang kerjanya di Balai Kota, Sabtu (21/11/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza, teks edit by Berita Harbabiruk
Batasibuk.website - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersikeras tidak mau mengambil cuti kampanye. Salah satu penyebabnya yaitu lantaran dirinya mau memantau penyusunan APBD 2017.

"Ini Dinas Tata Air baru lapor kepada saya, ada beberapa orang di situ memang sengaja menghambat supaya serapan anggaran kecil. Sengaja," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/8/2016).

Ahok menyatakan salah satu bentuk permainannya yaitu dgn menghambat pelaksanaan lelang konsolidasi. Tujuannya yakni menggagalkan realisasi program & anggaran jadi silpa (sisa lebih perhitungan anggaran).

"Halus 'mainnya' di sini (lelang konsolidasi). Tetapi, beberapa orang (Instansi Tata Air) kerjanya sudah bagus," kata Ahok.

Tidak Hanya itu, lanjut beliau, kinerja Badan Pelayanan Pengadaan Barang & Jasa (BPPBJ) pun belum optimal. hal tersebut juga yg menyebabkan kegagalan lelang & anggaran tidak terserap maksimal.

"Memang nih BPPBJ kami bermasalah total. Ada pengadaan yg total ngaco-nya, tetapi mereka halus mainnya, bertahap. Enggak apa-apa, kami pur (tahan) saja dulu," kata Ahok.

Dalam Undang-Undang No. 10 Thn 2016 mengenai Pilkada, petahana, baik gubernur ataupun wakil gubernur mesti cuti kampanye selagi lebih kurang tiga bln, mulai 26 Oktober 2016 sampai 11 Pebruari 2017. (kompas)

Skenario Menggagalkan Ahok Mencalonkan Diri Di Pilgub DKI

Skenario Menggagalkan Ahok
Batasibuk.website -Tujuh pengurus partai politik tingkat propinsi DKI Jakarta mendeklarasikan diri berkoalisi dalam Pilgub DKI 2017. PDIP, Gerindra, Demokrat, PKB, PAN, PPP & PKS bergabung utk melawan akan calon petahana Basuki T Purnama alias Ahok.

Kontestasi politik di Pilgub DKI juga kian menarik. Saling lempar isu, menyerang berlangsung antara parpol pendukung Ahok yaitu Golkar, NasDem & Hanura dgn parpol koalisi kebersamaan yg tidak mau Ahok kembali menjadi orang nomer satu di Jakarta.

Isu menarik langsung dilontarkan oleh Plt Ketua Dewan Perwakilan Daerah PDIP DKI Jakarta Bambang DH. Menurut beliau, Ahok belum pasti dapat mencalonkan diri di Pilgub DKI Jakarta. Bukan tidak dengan sebab, menurut beliau, bisa jadi partai pendukung Ahok seperti Golkar, NasDem & Hanura beralih pikiran.

"Maju enggak? Sudah ada kepastian belum? Ini nanti tergantung sama tiga partai politik yang sudah dukung," tutur Bambang usai menghadiri deklarasi koalisi di Pilgub DKI 2017, Jakarta, Senin (8/8).

Walau tidak mengungkap akan merayu partai pendukung Ahok utk berkhianat, Bambang mengatakan, bisa saja tiga partai pendukung Ahok itu tukar haluan ikut koalisi kebersamaan. Dgn begitu, kursi minimal ikut Pilgub DKI utk Ahok tak memenuhi syarat di KPUD DKI.

Sementara pendaftaran lewat jalur independen telah ditutup. mungkin saja, ini jadi skenario koalisi kebersamaan buat menjegal Ahok.

"Kalau satu partai ikut kami, bagaimana? Untuk DKI Jakarta ini kan butuh 22 kursi," ucapnya.

Mendengar hal tersebut, Ahok cuma menyikapi santai. Bahkan dgn nada bergurau, Ahok menilai mungkin saja Golkar membelot. Dgn begitu, seluruh partai senang apabila dia tidak mampu mencalonkan diri sbg gubernur DKI.

"Kalau belot enggak ikut, ketipu dong. Ketipu berarti, enggak bisa ikut. Seneng dong semua. Banyak yg seneng kalau gua enggak ikut kampanye kan. Langsung turun tuh tensi ketegangan Pilkada DKI. Panasnya jadi adem. Langsung adem dong," menurutnya.

Walaupun begitu Ahok percaya kalau partai pendukungnya tak akan membelot. Menurut beliau, komitmen tiga partai telah kuat utk bersama memenangkan Pilgub DKI yg digelar pada Februari 2017 akan datang.

Sementara itu, Golkar memastikan tak akan ada upaya skenario membelot utk mengagalkan pencalonan Ahok. Komitmen memberi dukungan kepada Ahok dilakukan dengan cara resmi & ditandatangani oleh ketua umum & juga sekjen tiga partai pendukung.

"Koalisi Golkar-Hanura-NasDem-Teman Ahok solid. Surat dukungan resmi dari 3 parpol, di tanda tangani ketum & sekjen, resmi. Sudah kami serahkan semua ke Bung Ahok," kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi.

Fayakhun menegaskan, pihaknya tak bakal membelot & menarik dukungan terhadap suami Veronica Tan itu. Lantaran, jikalau pihaknya beralih haluan & merapat ke koalisi 7 parpol, maka bakal memunculkan pernyataan jelek publik terhadap Golkar.(Merdeka)
Jumat, 29 Juli 2016

Semangat Juang Para Pendukung Setia Ahok Yang Tidak Pernah Mati

"Kemenangan" Semangat Juangan Para Pendukung Setia Ahok Yang Tidak Pernah Mati"


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.(Republika.co.id) Teks Edit By Berita Harbabiruk

Berikut Tulisan Enrieqco Lie Salah Satu Pendukung Ahok:

Sebagai pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bila ditanya apakah saya merasa kecewa karena Pak Ahok memilih maju di Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti melalui jalur partai, maka jujur saya merasa kecewa karena seperti pendukung lainnya, harapan Pak Ahok maju melalui jalur independen agar Pak Ahok tidak memiliki utang budi dan disetir oleh partai pendukung.

Di berbagai media, Pak Ahok dianggap telah meninggalkan pendukungnya dan melupakan usaha Teman Ahok yang telah mengumpulkan 1 juta KTP. Namun bila melihat sulitnya Pak Ahok berjuang sendiri melawan para oknum "perampok" di jajarannya dan di DPRD selama ini, mungkin pilihan jalur partai adalah jalan yg terbaik agar kebijakan yang akan dibuat oleh Pemprov DKI Jakarta untuk kepentingan warga DKI Jakarta dapat berjalan mulus tanpa banyak hambatan.

Jalur partai atau independen hanyalah sebuah kendaraan untuk memenangkan Pak Ahok. Bila Pak Ahok dapat kembali memimpin Jakarta untuk periode berikutnya maka "kemenangan" bukan hanya dirasakan oleh Pendukung Pak Ahok dan Teman Ahok, tetapi merupakan kemenangan untuk semua orang yang menginginkan perubahan dan muak dengan pemimpin yang santun namun korupsi.

Untuk semua pendukung Pak Ahok tetaplah bersemangat mendukung Pak Ahok karena tanpa dukungan kita bersama maka mimpi Pak Ahok untuk mengubah wajah Jakarta menjadi lebih baik dan humanis hanya akan tinggal mimpi. #‎KTPGueTetapBuatAhok‬
Jumat, 22 Juli 2016

Senyum Ahok Saat Surya Paloh Memberi Tumpeng

Surya malah menyodorkan piring kecil yang diterimanya kepada Ahok. Ahok terlihat senyum, hadirin pun bertepuk tangan

Senyum Ahok Saat Surya Paloh Memberi Tumpeng
Foto: Ahok hadiri acara HUT Garda Pemuda Nasdem/Michicco/detikcom

Berikut Seperti Yang Di Beritakan news.viva.co.id

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama turut hadir dalam acara Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Garda Pemuda Nasdem.

Ahok, sapaan akrab Basuki, tiba tepat pukul 20.00 WIB, atau 30 menit setelah acara yang dilaksanakan di Soehana Hall, Energy Building, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan, dimulai.

"Sahabat saya, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama memang izin datang pukul 20.00 WIB," ujar Ketua Umum DPP Garda Pemuda NasDem, Martin Manurung, Jum'at, 22 Juli 2016.

Martin tengah membacakan tokoh-tokoh penting yang hadir dalam acara.

Ahok, tiba di tengah sambutan yang sedang disampaikan Martin. Martin menghentikan sambutannya untuk memberi kesempatan Ahok menyalami tokoh-tokoh yang duduk di barisan kursi terdepan.

"Pak Gubernur kebetulan sahabat saya sejak tujuh tahun yang lalu. Welcome," ujar Martin.

Ahok, segera diberi tempat duduk di samping Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang berada di tengah.

Ahok juga diminta naik ke panggung saat Martin hendak melakukan prosesi pemotongan tumpeng sebagai tanda syukuran ulang tahun organisasinya. Ahok naik bersama sejumlah tamu undangan, termasuk Surya Paloh, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Prananda Surya Paloh.

Martin, yang memotong tumpeng, memberi potongan pertama kepada Surya Paloh yang berdiri di sampingnya. Namun, setelah menerimanya, Surya malah menyodorkan piring kecil yang diterimanya kepada Ahok. Ahok terlihat senyum, hadirin pun bertepuk tangan.

Sebagai informasi, NasDem merupakan partai politik pertama yang menyatakan dukungan kepada Ahok sebagai kandidat perseorangan calon Gubernur di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.

Ahok sendiri bukan kader Partai NasDem, namun ia adalah salah satu deklarator organisasi masyarakat Nasional Demokrat yang merupakan cikal bakal Partai NasDem.
Minggu, 10 Juli 2016

"Kerennya Istri Gubernurku" Di Sajikan Khusus Untuk Anda. Simak Yuk..

Mari Kita Simak Ulasan Mba Sahara Djati Tentang Veronica Tan (Istri Pak Ahok) Dengan Judul "Kerennya Istri Gubernurku". Ada Ibu Iriana Juga Lho Didalam Tulisan Ini. Simak Yuk....
Mari Kita Simak Ulasan Mba Sahara Djati Tentang Veronica Tan (Istri Pak Ahok) Dengan Judul "Kerennya Istri Gubernurku". Ada Ibu Iriana Juga Lho Didalam Tulisan Ini. Simak Yuk....a
Iriana & Veronica Tan (©2015 Merdeka.com), Teks Edit By Berita Harbabiruk

"KERENNYA ISTRI GUBERNURKU"

Veronica tan, sarjana arsitektur yg telah mendesign ruang terbuka bermain anak di 6 wilayah Ibu kota, membuat saya semakin kagum. Selain cantik, ibu vero ternyata punya banyak ide yang luarbiasa.

Beliau juga telah memangkas milyaran anggaran perlombaan ceremonial yang dianggap tidak ada manfaatnya, diganti dengan pengadaan lahan bermain anak yang akan menjadi lokasi yg sangat baik utk mengembalikan suasana keceriaan anak2 yg selama ini hilang karena pesatnya pembangunan di DKI yg tak dibarengi pembangunan lahan2 tempat bermain yg nyaman.

Lahan bermain anak dilengkapi dengan berbagai lapangan olahraga, spt lapangan bola, bulu tangkis, basket, dll. Juga ada toilet, tempat bermain, taman, dan berbagai fasilitas lainnya.

Ibu Veronika tidak suka protokoler, berbeda jauh dg ibu2 pejabat yg selama ini kita lihat. Beliau sangat rendah hati, dekat dengan rakyat tanpa pembatas. Ibu2 yang pernah bertemu dalam kegiatan kemasyarakatan banyak yang terkagum2 melihat ketulusan bu vero dalam melayani berbagai keluhan dari mereka yang rata2 selalu terpenuhi dan dikabulkan.

Ibu vero disatukan oleh Tuhan dengan pak Ahok sebab mereka memiliki jiwa yang sama. Sama2 tulus, sama2 menginginkan perubahan birokrat antara rakyat dan pejabat sebagaimana budaya yg selama ini dilanggengkan.

Dengan melihat gaya bu Vero, bu Iriana, pak Ahok dan pak Jokowi, saya jadi semakin punya banyak kesimpulan kenapa selama ini pejabat2 banyak yang membuat jarak dengan rakyat, sulit ditemui, dan tidak open...

Yaitu antara lain:
  1.  Mereka sombong
  2. Mereka tidak mau dimintai bantuan macem2
  3. Mereka menyembunyikan kekayaan APBD/ N
  4. Mereka gak mau rakyat tau banyak
  5. Mereka ingin bebas nilep tanpa diawasi
  6. Mereka brengsek
Dengan munculnya bu Vero, pak Ahok, bu Iriana dan pak Jokowi.... para pejabat brengsek itu GERAH.... SUMUK... MERASA TERUSIK....

Makanya jangan heran bila kita mendapati banyak cibiran2 berbau SARA juga FITNAH2 agar orang2 AMANAH tsb. tidak menjadi batu sandungan pejabat2 rakus sok birokrat anti kritik, non transparant.....

Kenapa mereka kegerahan? Sebab keberadaan pejabat2 perubah paradigma itu akan membuka AIB2 LAMA sekaligus MEMBUAT KACAU DUNIA PERTILEPAN MEREKA SAAT INI......

Bayangkan.... pejabat2 yg saat ini duduk dibangku DPRD atau DPR waktu pilkada mereka mengeluarkan budget milyaran dengan harapan akan kembali setelah beberapa tahun menduduki kursi jabatannya....

Tapi karena ada pak Jokowi, pak Ahok beserta para istri yg anti hura2 itu, angan2 mereka KANDAS.... dan ini sangat menyakitkan hati.... membuat galau... stress berkepanjangan....

Mereka harus menunggu minimal 5 tahun masa jabatan pak ahok pak Jokowi sementara TAGIHAN HUTANG KIAN MENUMPUK....

Kegalauan para pejabat wakil2 rakyat yg waktu kampanye keluar modal banyak itu telah pula ambil andil VAKUMNYA PEMBUATAN UU yg merupakan kewajiban mrk.

Gimana gak vakum....
Dulu satu pasal yg dirancang pengusaha nakal nilainya 500juta...
Sekarang boro2 bernilai...
Ketauan langsung masuk bui kayak si SANUSI....

Inilah Jakartaku.... Indonesiaku... yang sedang menggeliat bersemangat menuju arah perubahan yang positif...
Jangan ragu2 menyuarakan FAKTA
BANTU PEJABAT AMANAH MELIBAS PEJABAT BRENGSEK....

Love you bu Vero....
Anda layak dapat jempol!!

Sumber Artikel : Postingan Sahara Djati On Facebook

-Mohon Tinggalkan Komentar & Bagikan Ke Facebook-
Sabtu, 09 Juli 2016

Blakblakan, 5 Jam Bersama Ahok, Eksklusif Untuk Anda

Ahok Bicara Blakblakan Tentang Semua Hal Terkait Jabatan Politiknya Saat Ini

Blakblakan, 5 Jam Bersama Ahok, Eksklusif Untuk Anda
Ahok (Tempo), Teks Edit By Berita Harbabiruk

Hasil wartawan senior ketemu Ahok:

Kalau gue gak kepilih lagi namanya Happy Exit karena sebag ian pembangunan sudah jadi seperti pelebaran Jl.Sudirman

Lu tahu kenapa gue kepilih jadi bupati di Bangka yang mayoritas muslim?karena gue selesaikan janji2 anggota DPRD yang katanya mau bangun mesjid,mereka ingkar janji,gue yang selesaikan sebagian pembangunan mesjid2 itu lalu masyarakat minta gue jadi bupati mereka

Gue tetap bersama Teman Ahok gak akan pernah meninggalkan mereka,sudah sering berdialog sama mereka

Soal reklamasi gue susah ngomong ntar gue dibilang gubernur salah satu perusahaan padahal gue tahu mereka bikin rencana bagus semua sudah mereka hitung tapi isu ini dibawa orang2 yang gak tahu apa2 cuma ngomong

Gue beresin BUMD2 gue pakai profesional makanya banyak yang sebel sama gue karena banyak yang gue ganti

Ketika gue di DPRD Bangka gue minoritas tempat duduk gue juga gak enak;ruangan tertutup pada merokok semua akhirnya gue pindah ke bawah,ternyata ada hikmahnya tempat duduk gue dilewati masyarakat yang mau mengadu lalu gue kasih no telpon gue untuk mereka sms kalau ada apa2 akhirnya rakyat tahu gue yang waktu kampanye dibilang si kafir paling perhatikan mereka

Suatu hari ada sepupu emak gue penjual mie Bangka di Pasar Karang Anyar datang ke rumah,minta warungnya gak digusur,gue bilang gak bisa karena warung lo tutupin saluran air bikin banjir,dia bilang disitu udah 15 tahun,gue bilang bagus kagak gue suruh bayar pakai tempat 15 tahun disitu,kagak bisa harus gue bongkar terus gue bilang sama emak gue jangan lagi bawa2 saudara urusan beginian

Gue gak pernah mau lari dari apapun karena gue gak pernah berbuat yang macam2,polisi larang gue datang karena banyak pendemo,gue bilang sama polisi tugas lo ngamankan lokasi,gue bilang sama supir gue lo berani terobos pendemo gak,kalau gak berani gue yang nyupir,supir gue berani,aman tuh polisi jaga bagus

Itu si dinas perumahan udah lama mau suap gue,lewat bini gue awalnya,kata bini gue gak ada urusan sama gue lo ngomong aja ama laki gue eh dia berani banget gue usir dia

Pembangunan di Jakarta luar biasa  misalnya gue harus bangun sekitar 2600 meter trotoar untuk pejalan kaki,nah gue harus mikirin tuh kerjasama pintar kalau orang Malaysia bilang untuk bangun trotoar

Kalau udah weekend bini gue bete karena bawa dua koper dokumen dari kantor yang harus gue baca dan pelajari

Gue gak demen kayak pejabat2 bagi2 bantuan sosial,gue maunya masyarakat diberikan fasilitas yang berguna kayak KJP

Gue tahu banyak yang pakai isu Jakarta buat naikkan posisi mereka di nasional,yah biar aja masyarakat yang nilai

Gue datang ke lokasi yang menurut aktivis masyakatnya akan melawan kalau dipindah eh gue datang mereka malah tanya kapan kami dipindah dapat rumah susun.Gue bilang sabar ya kita lagi bangun.Kalau sama rakyat kerja aja rakyat juga tahu dan yang merasakan keuntunganya

Dari di Bangka gue udah dibilang si kafir jadi gue udah biasa dengarnya yang penting gue kerja

Sekelumit 5 jam bersama Ahok,banyak ketawanya,banyak off the recordnya,sangat relijius percaya Tuhan yang atur.Semua pertanyaan dijawab apa adanya,makanan gak berhenti keluar,banyak yang pulang nenteng duren dan mpek2..
Dialognya lu dan gue gak ada batas,gak ada bahasa resmi

God Bless You Ahok !!!!
Sumber Artikel : Postingan Harry Halim on Facebook

-Mohon Tinggalkan Komentar & Bagikan Ke Facebook-

Rabu, 30 Maret 2016

Politik: Sahabat Bisa Jadi Musuh, Tapi Tidak Untuk Jokowi dan Ahok. (Ini Buktinya)

Sudah tidak asing lagi dengan Dunia Politik, dimana Dalam Perebutan Kekuasaan Segala cara bisa dihalalkan. Dan bisa kita lihat bahwa relatif kecil yang bisa melakukannya dengan Jujur.. bukti persahabatan jokowi ahok, saling curhat, saling menegur, makan bersama, reaksi, sentil.
Jokowi & Ahok. (Liputan6.com/Herman Zakharia). Teks edit by www.batasibuk.com
Sudah tidak asing lagi dengan Dunia Politik, dimana Dalam Perebutan Kekuasaan Segala cara bisa dihalalkan. Dan bisa kita lihat bahwa relatif kecil yang bisa melakukannya dengan Jujur.

Dengan Hal Tersebut, mereka yang dulunya sudah menjadi sahabat ataupun saudara sendiri bisa menjadi Musuh. Begitu Hebatnya Politik sehingga bisa membuat hal tersebut terjadi.

Kabar baiknya, Budaya Tersebut sudah dipatahkan oleh Jokowi Ahok. Kenapa Mereka.?

Mereka itu Dari awal bertemu sampai sekarang menjadi sahabat yang baik, walaupun beda partai, ras, dan agama. Mereka itu tau arti persahabatan sesungguhnya karena mereka saling mendukung, dan menegur kalau ada yang kurang baik. lebih tepatnya saling melengkapi.

Berikut Bukti Arti Persahabatan yang ditunjukan Jokowi Ahok.

Seperti yang di lansir liputan6

Ketika Ahok Ditegur Sahabat Lama

Presiden Jokowi menegur Ahok pada rapat terbatas di kompleks Istana Kepresidenan. Sebab pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Jakarta belum jalan. Teguran Jokowi pada Ahok ini adalah pertama kalinya yang diketahui publik.
Sudah tidak asing lagi dengan Dunia Politik, dimana Dalam Perebutan Kekuasaan Segala cara bisa dihalalkan. Dan bisa kita lihat bahwa relatif kecil yang bisa melakukannya dengan Jujur.. bukti persahabatan jokowi ahok, saling curhat, saling menegur, makan bersama, reaksi, sentil.
Jokowi & Ahok (image: aktualpost)
"Yang Jabodetabek sudah dimulai. Jakartanya belum. Saya nanti mohon laporan dari Gubernur (Ahok)," kata Jokowi di Istana, Jakarta, Selasa 29 Maret 2016.

Rapat terbatas mengenai LRT ini sudah yang kelima kali. Jokowi tidak menginginkan ada lagi rapat mengenai topik ini. Menurut dia, pembangunan moda transportasi itu mutlak dilakukan.

"Kita harapkan nantinya betul-betul terintegrasi dari MRT-nya, LRT-nya, busway-nya, ke bandara dengan commuter line, kemudian juga dengan kereta cepat," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Reaksi Ahok saat ditegur Pak Jokowi

Setelah ditegur, Ahok pun langsung tancap gas mengerjakan proyek itu.

"Juni ya sudah mulai kerja. Saya katakan sekarang kerja dulu, kelihatan baru ada tiang itu September," kata Ahok.

Sudah tidak asing lagi dengan Dunia Politik, dimana Dalam Perebutan Kekuasaan Segala cara bisa dihalalkan. Dan bisa kita lihat bahwa relatif kecil yang bisa melakukannya dengan Jujur.. bukti persahabatan jokowi ahok, saling curhat, saling menegur, makan bersama, reaksi, sentil.
Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). [manadopostonline]
Untuk anggaran pembangunan, tidak semua menjadi tanggungan Pemprov DKI Jakarta. Sejumlah perusahaan konstruksi pun ikut terlibat. 

Ahok menjelaskan Pemprov DKI sudah menyerahkan uang Rp 4 triliun ke Jakpro. Kemudian, Wijaya Karya berjanji menyediakan Rp 1 triliun dan ditambah pula Adhi Karya turut terlibat.

"Kita keroyokan saja. Pokoknya barangnya ada, pusing amat. Nanti kita beli balik pakai APBD," tutur dia.

Pengerjaan yang dimulai Juni, lanjut Ahok, masih akan selesai tepat waktu menyambut Asian Games 2018.

Ahok sebelumnya berkelit terlambat membangun LRT karena terbentur aturan soal penunjukan langsung. Dalam rapat bersama Presiden ia pun meminta ada revisi.

PP Nomor 79 Tahun 2015 hanya menyebutkan penugasan pemerintah pada BUMN, tafsir pembuat ini juga termasuk BUMD, tapi Kejagung tidak bisa terima. "BUMN beda dengan BUMD, maka kita minta PP 79 diubah jadi garis miring daerah (BUMD)," ucap Ahok.

"Perpres 99 Pasal 8 kita minta ditambahkan dan berubah dari, gubernur melakukan pengadaan sarana kereta api menjadi gubernur menugaskan penyelenggaraan kereta api ke BUMD," tambah Ahok.

Jokowi Ahok sudah Biasa Saling Menegur

Ahok mengaku ini bukan kali pertama dia ditegur Jokowi. Mantan Bupati Belitung Timur itu ternyata kerap ditegur Jokowi saat masih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Sudah tidak asing lagi dengan Dunia Politik, dimana Dalam Perebutan Kekuasaan Segala cara bisa dihalalkan. Dan bisa kita lihat bahwa relatif kecil yang bisa melakukannya dengan Jujur.. bukti persahabatan jokowi ahok, saling curhat, saling menegur, makan bersama, reaksi, sentil.
Jokowi & Ahok (Liputan6.com/Gempur M Surya)
"Aku juga waktu masih jadi Wagub juga sering ditegur. Kalau tidak benar ya ditegur dong," kata Ahok.

Ahok mengatakan bahwa teguran yang disampaikan Presiden Jokowi merupakan hal yang wajar.

Jika ada yang tidak beres, kata Ahok, maka Presiden akan menegur bawahannya.

Jokowi Ahok juga Sering Curhat Bersama

Jokowi dan Ahok mulai dekat saat berkampanye untuk Pilkada DKI Jakarta 2012. Saat Jokowi-Ahok menang, keduanya terlihat sangat kompak. Pembagian tugasnya pun jelas. Jokowi bagian blusukan untuk mendengarkan langsung keluhan warga DKI. Sementara Ahok bertugas berbenah di internal Pemprov.

Sudah tidak asing lagi dengan Dunia Politik, dimana Dalam Perebutan Kekuasaan Segala cara bisa dihalalkan. Dan bisa kita lihat bahwa relatif kecil yang bisa melakukannya dengan Jujur.. bukti persahabatan jokowi ahok, saling curhat, saling menegur, makan bersama, reaksi, sentil.
Jokowi & Ahok. (Foto: ANTARA/ Widodo S Jusuf)
Bahkan saat Jokowi menjadi Presiden, mantan Wali Kota Solo itu bolak-balik mengunjungi Ahok ke Balai Kota pada Januari 2015. Bahkan untuk bertemu Ahok, Jokowi beralasan ingin periksa gigi di Balai Kota.

"Tiga kali (periksa gigi) ke sini, baru bisa rampung," kata Jokowi, di Balai Kota.

Saat ditanya soal alasannya selalu mendatangi dokter di Balai Kota, Jokowi berdalih.

"Kamu tanya saja ke dokter, masak tanyanya ke saya? Nanti saya kalau disuruh (dokter gigi) mangap, ya saya mangap," kata Jokowi.

Ahok pun sering bolak-balik ke Istana. Dia curhat ke Jokowi, salah satunya saat dia dapat ancaman hak angket oleh DPRD pada Februari 2015.

Ia menjelaskan Surat Keputusan pemecatan seorang kepala daerah dikeluarkan oleh presiden.

"Beliau cuma tanya, kalau angket itu bagaimana. Saya jawab kalau angket saya salah, lapor ke Mahkamah Agung, ya dipecat pak," kata Ahok .

Dari pertemuan itu, Ahok mendapat sinyal Jokowi mendukungnya. Terlebih setelah Jokowi memintanya untuk tetap melanjutkan proyek e-budegting.

"Saya tanya ke beliau tetap komitmen nggak, mau e-budgeting berlaku di seluruh Indonesia? Beliau jawab harus. Presiden mau agar poin-poin penting di APBD itu tidak dikorupsi," ujar Ahok.
_____
Jika Bermanfaat, Jangan Lupa Sebarkan
Senin, 28 Maret 2016

Kader Hanura Yang Mengundurkan Diri, Sebenarnya Sudah Mendukung Calon Tertentu?

Kader Hanura Yang Mengundurkan Diri, Sebenarnya Sudah Mendukung Calon Tertentu
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto (kanan) seusai Deklarasi dukungan Partai Hanura di Jakarta, 26 Maret 2016. Partai Hanura secara resmi mendukung bakal calon Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama untuk bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta pada 2017. ANTARA FOTO. Teks Edit By www.batasibuk.com
Sebenarnya timbul gejolak penolakan pencalonan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) oleh Partai Hanura Itu bisa dikatakan ada Kaitannya Dengan kepentingan individu beberapa kader partai itu sendiri karena sudah mendukung calon Gubernur Lain, dan bukan kepentingan partai.

Mari Kita Simak Penjelasan Selengkapnya.

Hanura Curiga Ada Hubungan dengan Calon Lain Dengan Penolakan Ahok

Berikut Seperti diberitakan CNN Indonesia :

Ketua DPP Partai Hanura Dadang Rusdiana menduga ada kader yang melakukan transaksi jelang pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017. Transaksi itu menimbulkan gejolak penolakan pencalonan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) oleh Partai Hanura.

Adanya Transaksional Dengan Calon Tertentu

"Kami mencurigai yang tidak mendukung Ahok penuh transaksi. Kami menyimpulkan yang tidak dukung Ahok itu pragmatis," kata Dadang saat dihubungi, Senin (28/3).

Menurutnya, transaksi itu menyebabkan adanya kader Hanura yang terikat kepada calon gubernur DKI tertentu. Dia menekankan, langkah itu bersifat individual dan bukan kepentingan organisasi.

Dia tidak mempermasalahkan apabila nantinya sejumlah kader yang menolak Ahok, mengundurkan diri. Hal itu bakal mempersolid dukungan Hanura kepada Ahok.

Kader yang mengundurkan dirilah yang melanggar aturan Partai

"Mereka sudah tidak berada di barisan Hanura lagi. Mereka sudah terlanjur mendekati dan didekati calon tertentu. Akhirnya, mereka tidak bisa melepaskan diri," ucapnya.

DKI Menjadi Buruan Banyak Orang Yang Berkepentingan

Sekretaris Fraksi Hanura ini menilai wajar tingginya dinamika yang terjadi sebelum pengambilan keputusan. Sebab, Pilgub DKI merupakan arena yang diburu banyak pihak berkepentingan.

"DKI itu buruan semua orang. Kepentingannya tinggi, jadi wajar," tutur dia.

Hanura Siap Dukung Dengan Bersih Layaknya Nasdem

Dia mengatakan, partainya tidak mendapatkan apa-apa atas dukungan kepada Ahok. Tidak ada transaksi dalam pengambilan keputusan itu. Dukungan diberikan berdasarkan pertimbangan rapat pimpinan daerah (Rapimda) bersama pengurus harian dan 44 pengurus cabang pada Kamis (24/3).

Selain itu juga penilaian kualitas kinerja Ahok yang didukung dengan tingginya hasil penilaian lembaga survei. Ahok dinilai dapat membuat Jakarta lebih baik.

Ini Nama Kader Hanura yang Mengundurkan Diri

Sebelumnya, dua politikus Hanura mengaku tidak setuju mendukung Ahok dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017. Mereka ialah adalah Wakil Ketua DPD DKI Jakarta bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan, Rahmat HAS dan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Legislatif dan Eksekutif Bustami Rahawarin.

Rahmat mengatakan, adanya pemaksaan Ketua Umum Hanura Wiranto dan Ketua DPD DKI Jakarta Hanura Muhammad Ongen Sangaji terhadap tata kelola organisasi soal dukungan ke Ahok.