Terkuak, Ahok Mencium "Permainan Halus" Anak Buahnya

shares |

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di ruang kerjanya di Balai Kota, Sabtu (21/11/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza, teks edit by Berita Harbabiruk
Batasibuk.website - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersikeras tidak mau mengambil cuti kampanye. Salah satu penyebabnya yaitu lantaran dirinya mau memantau penyusunan APBD 2017.

"Ini Dinas Tata Air baru lapor kepada saya, ada beberapa orang di situ memang sengaja menghambat supaya serapan anggaran kecil. Sengaja," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/8/2016).

Ahok menyatakan salah satu bentuk permainannya yaitu dgn menghambat pelaksanaan lelang konsolidasi. Tujuannya yakni menggagalkan realisasi program & anggaran jadi silpa (sisa lebih perhitungan anggaran).

"Halus 'mainnya' di sini (lelang konsolidasi). Tetapi, beberapa orang (Instansi Tata Air) kerjanya sudah bagus," kata Ahok.

Tidak Hanya itu, lanjut beliau, kinerja Badan Pelayanan Pengadaan Barang & Jasa (BPPBJ) pun belum optimal. hal tersebut juga yg menyebabkan kegagalan lelang & anggaran tidak terserap maksimal.

"Memang nih BPPBJ kami bermasalah total. Ada pengadaan yg total ngaco-nya, tetapi mereka halus mainnya, bertahap. Enggak apa-apa, kami pur (tahan) saja dulu," kata Ahok.

Dalam Undang-Undang No. 10 Thn 2016 mengenai Pilkada, petahana, baik gubernur ataupun wakil gubernur mesti cuti kampanye selagi lebih kurang tiga bln, mulai 26 Oktober 2016 sampai 11 Pebruari 2017. (kompas)

Related Posts